Mutasi Besar Polri, 23 Pati Naik Pangkat, 19 Kapolda Berganti, Suyudi Ario Seto Pimpin Langsung Sertijab - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Mutasi Besar Polri, 23 Pati Naik Pangkat, 19 Kapolda Berganti, Suyudi Ario Seto Pimpin Langsung Sertijab

Monday, 5 October 2026

Jakarta, Investigasi.WartaGlobal.id - Polri melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi, rotasi, serah terima jabatan (sertijab), pelantikan, hingga kenaikan pangkat sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Rangkaian kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.

Mutasi dan rotasi tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 tentang mutasi dan rotasi Pati serta Pamen Polri.

Selain sertijab dan pelantikan, Polri menggelar Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati. Sebanyak 23 Pati mengikuti Korps Raport, terdiri dari tujuh Pati yang naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), 14 Pati menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), dan dua Pati menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).

Tujuh Pati yang naik menjadi Komjen Pol yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko.

Sementara 14 Pati yang naik menjadi Irjen Pol yakni Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muhamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan.

Adapun dua Pati yang naik menjadi Brigjen Pol yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi, rotasi, sertijab, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, sebanyak 88 Pati dan Pamen Polri mengalami mutasi, dengan 70 personel di antaranya mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.

Di tingkat Mabes Polri, sejumlah posisi pejabat utama (PJU) juga mengalami pergantian. Jabatan yang masuk dalam rotasi antara lain Kabaintelkam, Kabareskrim, Kabaharkam, Kalemdiklat, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam, Kadiv TIK, Kadensus 88 AT, Kadivkum, Kakortastipidkor, serta Koorspripim Polri.

Pergantian juga menyentuh 19 jabatan Kapolda, meliputi Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan DIY.

Johnny mengatakan para personel yang memperoleh amanah baru maupun kenaikan pangkat diharapkan segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.

Ia menegaskan, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut merupakan bagian dari kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, baik di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” katanya. , Redaksi/* Isbat

Memuat konten...