
Payakumbuh | Wartaglobal.id – Keluarga besar Xmax Owner Sumatera (XOS) Chapter Payakumbuh berduka dikarenakan Iwan (52), salah seorang anggota komunitas meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Jorong Kampung Baru, Nagari Sungai Rumbai Timur, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Jumat, (23/10/2026).
Kepergian Iwan meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekannya di komunitas pecinta otomotif. Perjalanan yang semula direncanakan sebagai ajang silaturahmi dengan sesama anggota komunitas di Kabupaten Bungo, Tebo dan Kota Jambi justru berakhir duka.
Saat kejadian, Iwan bersama rombongan berangkat dari Payakumbuh menuju Jambi. Rombongan tersebut terdiri dari 14 orang, termasuk enam orang aparatur sipil negara (ASN) yang sedang menjalani cuti dan delapan anggota lainnya yang bukan ASN.
Sebelum melanjutkan perjalanan, rombongan sempat beristirahat di salah satu rumah makan di Pulau Punjung. Mereka kemudian melanjutkan perjalanan menuju Sungai Rumbai, yang direncanakan menjadi lokasi persinggahan untuk menunaikan salat Jumat.
Namun, sekitar lima kilometer sebelum mencapai Sungai Rumbai, kecelakaan terjadi. Iwan diduga terkejut ketika sebuah truk melintas menyeberang di depannya sehingga melakukan pengereman mendadak.
Berdasarkan keterangan tiga saksi di lokasi yang disampaikan kepada kepolisian saat rekonstruksi, Iwan secara refleks mengerem sepeda motornya. Ia kemudian terjungkal ke depan, terguling, dan terhempas ke badan jalan. Sepeda motor yang dikendarainya juga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan.
Iwan sempat dilarikan ke RSUD Sungai Rumbai yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun, nyawanya tidak tertolong. Ia mengalami benturan keras di bagian kepala dan cedera akibat kecelakaan tersebut. Setelah menjalani observasi selama beberapa jam, dokter menyatakan Iwan meninggal dunia.
Di tengah kabar duka tersebut, muncul informasi yang menyebut enam ASN dalam rombongan melakukan touring dengan memanfaatkan hari kerja dan perjalanan dinas. Informasi itu dibantah Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, yang juga merupakan penasihat pada komunitas besar tersebut.
Rida menegaskan, agenda silaturahmi komunitas ke Jambi telah direncanakan sejak September 2026. Persiapan cuti bagi anggota komunitas yang berstatus ASN, menurutnya, juga telah dilakukan jauh sebelum keberangkatan.
“Agenda silaturahmi ke Jambi ini sudah kita rencanakan sejak September. Persiapan cuti bagi anggota klub yang berstatus ASN juga sudah dilakukan seminggu sebelumnya. Jadi, seluruh ASN yang ikut pada Jumat itu sedang berstatus cuti. Tidak ada yang difasilitasi atau menggunakan fasilitas negara (SPPD), termasuk saya,” ujar Rida.
Ia menjelaskan, perjalanan tersebut tidak semata-mata merupakan kegiatan touring, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antar komunitas dan Chapter. Rombongan dijadwalkan bersilaturahmi dengan ketua umum terpilih dalam Musyawarah Nasional XOS bulan lalu, sekaligus mendukung pengembangan Chapter di sejumlah daerah yang belum memiliki Chapter, di antaranya Kabupaten Tebo dan Merangin.
Sebagai pembina komunitas besar yang anggotanya tersebar di berbagai wilayah di Sumatera, Rida menyebut kegiatan semacam itu juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Sementara itu, duka mendalam juga disampaikan Ketua Umum XOS, Dr. Filius Chandra, SE, MM. Ia mengaku kehilangan sosok Iwan yang dikenal memiliki integritas dan semangat tinggi dalam berorganisasi.
“Kita semua sangat kehilangan salah seorang sahabat sekaligus saudara yang hebat di XOS ini. Semoga almarhum om Iwan tenang dan mendapatkan tempat terindah di sisi-Nya,” ungkap Filius.
Ia menambahkan, pihaknya sebenarnya telah mempersiapkan berbagai rangkaian acara untuk menyambut kedatangan rombongan dari Payakumbuh. Namun, rencana tersebut berubah menjadi suasana duka setelah menerima kabar kecelakaan yang merenggut nyawa Iwan.
Kepergian Iwan kini meninggalkan kehilangan dan duka mendalam bagi keluarga besar XOS, komunitas pencinta otomotif lintas provinsi, serta rekan-rekannya di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh.
Sejak kabar duka itu tersiar, ungkapan belasungkawa terus berdatangan. Para sahabat dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan menyampaikan simpati melalui kunjungan, karangan bunga, serta ucapan belangsungkawa.
Sedangkan salah satu anggota komunitas bukan ASN yang sempat kami hubungi, sangat terpukul dengan kejadian tersebut dikarenakan kedekatan dengan korban.
"Saya sangat shock dengan kejadian ini, apalagi om Iwan berjarak sangat dekat dengan saya sewaktu dalam perjalanan dan masih sempat mendengar kata aduh dalam alat komunikasi (intercom) yang terpasang di helm kami," kata nya
"Serta saya meminta kepada semua kalangan cukup sudah semua informasi yang simpang siur ini dan apalagi yang menyangkut nama korban karena ini musibah, kita jaga perasaan dari pihak keluarga yang di tinggalkan. Mereka sedih karena kehilangan anggota keluarga malah kita tambah dengan perdebatan yang berkepanjangan dengan membawa-bawa nama korban," ujarnya
Senada dengan keluarga korban pun meminta kepada kita semua untuk tidak lagi memperpanjang permasalah ini karena mereka sudah cukup sedih dengan kehilangan korban dan jangan lagi di tambah kesedihan mereka dengan isu yang membawa-bawa nama korban.
Selamat jalan, Om Iwan. Kebaikan, persahabatan, dan pengabdianmu akan selalu dikenang. Semoga almarhum husnulkhatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan. (jrp)

.jpg)