
Bone [ Warta global. Id ]Sul-sel
Maroangin
— Pekerjaan pembangunan Sd negeri 218 maroangin di kecamatan sibulue Kabupaten Bone dengan menggunakan
Dana Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan TA 2026, SD negeri 218 Maroangin kelurahan Maroangin Kecamatan sibulue Sumber Dana APBN Tahun Anggaran 2026
Jumlah Dana
Rp 1.124.795.575
menjadi sorotan.
Menurut sumber terpercaya yang meminta identitasnya dirahasiakan, terdapat dugaan ketidak sesuaian antara nilai anggaran dengan realisasi pekerjaan di lapangan. Dugaan tersebut mengarah pada kemungkinan adanya mark-up anggaran, sehingga diperlukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kebenarannya.
Tim investigasi warta global, menilai pemeriksaan tidak cukup hanya melihat dokumen administrasi, tetapi juga perlu dilakukan uji fisik dan perhitungan volume pekerjaan, termasuk mencocokkan RAB, harga satuan, spesifikasi material, progres pekerjaan, kontrak, pembayaran dan berita acara serah terima.
Aturan dan Regulasi;
Pengadaan pekerjaan pemerintah pada TA 2026 antara lain mengacu pada Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah dengan Perpres Nomor 12 Tahun 2021, serta pedoman pelaksanaan pengadaan melalui penyedia dalam Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021.
Apabila pemeriksaan menemukan rekayasa harga, volume atau pembayaran yang mengakibatkan kerugian keuangan negara dan memenuhi unsur tindak pidana, perkara dapat masuk dalam ranah pemberantasan tindak pidana korupsi berdasarkan UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.
Dampak Hukum;
Jika dugaan tersebut terbukti melalui audit dan proses hukum, pihak yang bertanggung jawab dapat menghadapi pengembalian kerugian negara, tuntutan ganti rugi, sanksi administratif/kontraktual hingga proses pidana, sesuai peran dan unsur pelanggaran yang terbukti.
Investigasi warta global meminta Inspektorat, BPK/BPKP serta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan terhadap pekerjaan senilai Rp 1.124.795.575
tersebut.
Rabu 7 Oktober 2026
Tim investigasi warta global menghubungi nomor whatsapp kepsek SD negeri 218 Maroangin Kelurahan Maroangin kecamatan sibulue.
Ungkapan ke Tim investigasi warta global;
* iye tdk bisaka ketemu langsung agar mencegah terjadinya miss komunikasi. Insya Allah kami dari pihak sekolah akan berusaha transparansi & memberikan info selama itu infonya tdk bersifat khusus seperti materi bimtek yg kami terima sebelum program pembangunan berjalan.
* Maaf siang ini brsm camat sibulue kelapri hadiri lomba karaoke masih dalam rangkaian tambahan acara gau maraja, tabe kalau ada yang dibutuhkan info terkait sekolahku kapan waktu saya tunggu kedatangan disekolah🙏🏻.
* ye intinya kita belum pernah ketemu & info yg bapak dapat itu bukan berasal dari saya. Silahkanki kalau menurutta seperti itu yang terbaik👍🏻
* jangan maki kasika pasal2 krn bukanka orang hukum,, tabe🙏🏻🙏🏻🙏🏻
* Saya tidak suruhki tapi kalau mauki iyye silahkan krn lucu sekali belum pernahki ketemu & gali informasi tiba2 qda seperti ini.
* sebelumnya kita belum pernah ketemu apalagi mau menggali info terkait sekolah lah tiba2 ada seperti ini, yang pasti saya sdh undangki untuk ketemuan.
* iyye itulah pentingnya tabayyun makannya saya buka pintu sekolah selebar lebarnya jangan sampai info yg bapak dapat itu tdk betul seperti itu adanya kan saya bisa menuntut balik. Saya paham posisita sebagai pengawas eksternal yg juga dulingi oleh UU Terkait keterbukaan informasi publik tapi tentunya kita haruski tetap mengedepankan adab dalam hal ini, , tabe🙏🏻
*
Kepsek SD negeri 218 patut dicurigai dana
Pembangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan TA 2026 SD Negeri 218 Maroangin Kelurahan Maroangin
Diduga Di-Mark-Up.
Berita ini merupakan informasi awal berdasarkan keterangan sumber dan bukan kesimpulan bahwa telah terjadi tindak pidana. Investigasi warta global membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak sekolah, dinas terkait, PPK, pelaksana/penyedia maupun pihak lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan kepsek SD negeri 218 maroangin belum dapat ditemui dikonfirmasi selanjutnya.
(Tim Investigasi).

.jpg)