
Kolaka – WartaGlobal Sultra.Id – Ketua Institut Kajian Hukum dan Demokrasi Nasional (IKHRANAS), Suprianto, ST., MT yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Tani Indonesia, secara khusus menyoroti empat pilar utama yang harus menjadi fondasi utama pemerintahan, sekaligus menyampaikan permohonan mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto agar media massa senantiasa menjadi perhatian serius pemerintah pusat.
Menurut Suprianto, keberhasilan jalannya pemerintahan sangat bergantung pada keseimbangan penanganan empat pilar strategis: Keadilan Hukum yang tegas tanpa pandang bulu, Kesejahteraan Ekonomi yang merata, Ketahanan Pangan yang terjamin, serta Kebebasan dan Kesejahteraan Pers.
Ia menegaskan, pers adalah mitra sekaligus benteng negara dalam menjaga demokrasi. “Tanpa pengawasan yang berani dan independen dari media, penyimpangan, pelanggaran hukum, hingga korupsi akan bergerak bebas dan merajalela. Pers yang kuat adalah mata dan telinga rakyat sekaligus pengawas jalannya pemerintahan,” ujarnya.
Namun demikian, perlindungan hukum semata belum cukup untuk membuat pers bekerja maksimal. Suprianto memohon perhatian khusus kepada Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat tidak hanya menjamin kebebasan dan perlindungan hukum bagi jurnalis, tetapi juga turut menjamin kesejahteraan nyata para insan pers di seluruh Indonesia.
“Kami memohon dengan sangat kepada Bapak Presiden, kiranya media massa senantiasa diperhatikan oleh pemerintah pusat. Jangan sampai kami dilindungi aturan, namun hidup dalam ketidakpastian ekonomi. Kepastian penghasilan bulanan yang layak, jaminan sosial, serta perlindungan keselamatan kerja adalah hak mutlak yang harus dipenuhi,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh pemerhati kebijakan publik, Andi Arkha. Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan insan pers bukan sekadar urusan pribadi para pekerja media, melainkan jaminan agar fungsi kontrol sosial tetap berjalan sehat dan berimbang. “Jika insan pers sejahtera, keberpihakan kepada kebenaran dan kepentingan rakyat akan lebih terjaga tanpa ada tekanan dari pihak mana pun,” ujar Andi Arkha.
Suprianto pun meyakini, jika negara hadir dan memperhatikan nasib insan pers, maka jurnalis akan bekerja dengan tenang, jujur, berani, dan maksimal dalam menjaga kebenaran serta mengawal setiap kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat banyak.
Redaksi.. Andi Arka


.jpg)