Kematian Suryadi Berujung Kerusuhan di Lampung Tengah, Kapolda Pastikan Dugaan Penyelewengan Bansos Beras Diusut. - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Kematian Suryadi Berujung Kerusuhan di Lampung Tengah, Kapolda Pastikan Dugaan Penyelewengan Bansos Beras Diusut.

Friday, 24 July 2026

LAMPUNG TENGAH, WartaGlobal.id – Kematian Suryadi, warga Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, yang memicu pembakaran empat rumah serta perusakan sejumlah kendaraan milik kepala kampung dan kerabatnya, diduga merupakan puncak dari konflik yang telah berlangsung cukup lama terkait dugaan penyelewengan bantuan sosial (bansos) beras.

Sebelum insiden berdarah itu terjadi, warga diketahui telah beberapa kali menyampaikan keberatan atas dugaan penyimpangan penyaluran beras bantuan. Dugaan tersebut mencuat setelah beredar video yang memperlihatkan puluhan karung beras diduga dijual ke wilayah Kabupaten Tulang Bawang.

Suryadi termasuk salah satu warga yang aktif menyuarakan persoalan tersebut. Melalui sejumlah video yang diunggah di media sosial, ia meminta perhatian Kapolres Lampung Tengah, Kapolda Lampung, Bupati Lampung Tengah, Gubernur Lampung, hingga Presiden Prabowo Subianto agar dugaan penyimpangan tersebut ditindaklanjuti.

Selain melalui media sosial, warga juga sempat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Lampung Tengah. Aksi tersebut diterima Wakil Bupati I Komang Koheri yang saat itu menyatakan akan mempelajari laporan masyarakat dan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Merasa persoalan belum mendapat penyelesaian yang memadai, warga kemudian menyegel kantor kampung sebagai bentuk protes. Di sisi lain, Suryadi terus mengunggah konten mengenai dugaan penyelewengan bantuan beras melalui media sosial.

Berdasarkan informasi yang berkembang, sebelum meninggal dunia Suryadi diduga terlibat perselisihan dengan seorang pria yang disebut sebagai kerabat kepala kampung di Pasar Bandar Agung. Peristiwa tersebut berujung pada aksi penusukan yang menyebabkan Suryadi mengalami luka di bagian leher dan dada hingga meninggal dunia.

Kabar meninggalnya Suryadi kemudian memicu kemarahan warga. Massa mendatangi rumah kepala kampung dan sejumlah kerabatnya. Akibatnya, empat rumah dilaporkan dibakar dan dirusak, sementara beberapa kendaraan mengalami kerusakan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helmy Santika memastikan Polda Lampung akan menangani dugaan penyelewengan bantuan sosial beras yang menjadi salah satu latar belakang konflik tersebut.

Menurut Kapolda, Polres Lampung Tengah sebelumnya mengalami kendala dalam proses penyelidikan karena alat bukti yang tersedia masih terbatas, antara lain berupa rekaman video serta laporan masyarakat melalui aksi unjuk rasa.

Meski demikian, Irjen Pol. Helmy Santika menegaskan seluruh rangkaian peristiwa, baik kasus dugaan penyelewengan bantuan sosial, tindak pidana yang menyebabkan meninggalnya Suryadi, maupun aksi pembakaran dan perusakan pascakejadian, akan diproses secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan dan penyidikan masih berlangsung. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menyerahkan penanganan perkara kepada penegak hukum agar seluruh fakta dapat terungkap melalui proses hukum yang objektif. Redaksi

Memuat konten...