Pembukaan TMMD Ke-128 TA 2026 Kodim 1509/Labuha Resmi Digelar di Desa Maffa - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Pembukaan TMMD Ke-128 TA 2026 Kodim 1509/Labuha Resmi Digelar di Desa Maffa

Wednesday, 22 April 2026

Hal-Sel, INVESTIGASI. – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1509/Labuha resmi dibuka pada Rabu (22/04/2026) pukul 10.30 WIT. Kegiatan pembukaan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Maffa, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, dengan mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.”


Upacara pembukaan berlangsung khidmat dan tertib, dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, selaku Inspektur Upacara. Dalam susunan upacara tersebut, Serma Fredy bertindak sebagai Perwira Upacara, sementara Kapten Inf Lukito dipercaya sebagai Komandan Upacara.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Syamsul, Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan, para pimpinan OPD, unsur kecamatan, para kepala desa, serta masyarakat setempat. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 150 orang, mencerminkan tingginya antusiasme terhadap program lintas sektoral tersebut.

Dalam amanatnya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk nyata sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang masih membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Program TMMD ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kemanunggalan antara TNI dan rakyat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga di lokasi sasaran TMMD, untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting agar program yang dijalankan dapat memberikan hasil maksimal serta tepat sasaran.

Rangkaian kegiatan pembukaan TMMD ke-128 ini diawali dengan laporan kesiapan pelaksanaan program, dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan oleh Inspektur Upacara. Selanjutnya dilakukan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada perwakilan personel dan masyarakat, serta penandatanganan naskah serah terima program TMMD sebagai bentuk komitmen bersama antara TNI dan pemerintah daerah.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian program TMMD dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Tidak hanya fokus pada seremoni, kegiatan pembukaan juga dirangkaikan dengan aksi sosial berupa pemberian bantuan kepada anak stunting dan ibu hamil, yang menjadi bagian dari program nonfisik TMMD.

Usai upacara, rombongan Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung posko TMMD serta lokasi sasaran pembangunan. Peninjauan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pekerjaan fisik di lapangan.

Seluruh rangkaian kegiatan pembukaan TMMD ke-128 berakhir pada pukul 11.55 WIT dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Program TMMD ke-128 TA 2026 ini direncanakan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Adapun sasaran kegiatan mencakup enam desa di Kecamatan Gane Timur, yakni Desa Maffa, Lalubi, Foya, Kota Lou, Tobaru, dan Foyatobaru.

Melalui program ini, TNI bersama pemerintah daerah berupaya mempercepat pembangunan, baik fisik seperti infrastruktur jalan, fasilitas umum, maupun nonfisik berupa penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat. Tujuan utamanya adalah memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, serta menciptakan kondisi wilayah yang aman, stabil, dan kondusif.

Dengan dimulainya TMMD ke-128 ini, diharapkan semangat gotong royong kembali tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi momentum penting dalam membangun desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

Redaksi: wan
Memuat konten...