Kasi Intelijen Kejari Binjai, Ronald Reagen - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Kasi Intelijen Kejari Binjai, Ronald Reagen

Thursday, 26 February 2026

InvestigasiWartaGlobal.id | BINJAI – Batalnya kunjungan kerja ST Burhanuddin ke Kejaksaan Negeri Binjai akhirnya terjawab.

Sebelumnya, sempat beredar kabar miring bahwa orang nomor satu di Korps Adhyaksa itu sengaja menghindari rencana aksi demonstrasi mahasiswa yang disebut-sebut bakal mengepung Kantor Kejari Binjai pada Kamis (26/2/2026).

Isu tersebut memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Namun, pihak Kejari Binjai memastikan pembatalan kunjungan tidak ada kaitannya dengan tekanan aksi unjuk rasa.

Kasi Intelijen Kejari Binjai, Ronald Reagen Siagian, angkat bicara meluruskan simpang siur informasi yang berkembang.

“Iya benar Jaksa Agung batal berkunjung ke Kejari Binjai,” ujar Ronald saat dikonfirmasi wartawan.

Ronald membantah keras tudingan bahwa ST Burhanuddin enggan hadir karena adanya rencana demonstrasi dari kelompok mahasiswa. Menurutnya, pembatalan murni disebabkan faktor teknis serta padatnya agenda pimpinan di ibu kota provinsi.

“Alasannya beliau ada agenda lain di Medan dan waktu yang terbatas. Jadi tidak ada kaitannya dengan aksi mahasiswa,” tegasnya.

Ia menambahkan, sejak awal jadwal kunjungan Jaksa Agung bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu. Pihak Kejari daerah hanya dalam posisi siaga menunggu konfirmasi final dari pusat.

“Semua tidak ada jadwal yang tetap. Kita hanya mempersiapkan jika sewaktu-waktu Kota Binjai dikunjungi,” tambah Ronald.

Mahasiswa Gigit Jari

Batalnya kedatangan Jaksa Agung membuat kelompok mahasiswa yang telah bersiap menyampaikan aspirasi harus menahan langkah. Sedianya, mereka ingin bertemu langsung untuk mempertanyakan sejumlah perkara yang dianggap janggal, termasuk penghentian penyidikan dugaan korupsi Dana Insentif Fiskal (DIF).

Tak hanya itu, massa bahkan berencana mendesak Jaksa Agung agar memerintahkan pemeriksaan terhadap Wali Kota Binjai terkait persoalan tersebut.

Namun, alih-alih singgah di Binjai, rombongan Jaksa Agung justru terpantau tetap menjalankan agenda di daerah tetangga, yakni Kejaksaan Negeri Langkat.

Sekitar pukul 08.30 WIB, ST Burhanuddin terlihat singgah di Kejari Langkat dengan pengawalan ketat. Tak berselang lama, tepatnya pukul 09.30 WIB, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kota Medan untuk agenda berikutnya.

Pembatalan mendadak ini tetap menyisakan tanda tanya di kalangan mahasiswa dan publik. Meski pihak Kejari telah memberikan klarifikasi, polemik terkait transparansi penanganan kasus di Binjai tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. (Red)

Editor: Zulkarnain Idrus

Memuat konten...