Phnom Penh Kamboja, Investigasi WartaGlobal. Id
Tragedi pilu menimpa keluarga WNI migran: bayi berusia 2 bulan terlantar di pos satpam KBRI Phnom Penh bersama ibu dan saudaranya setelah diusir paksa dari warung tempat bekerja. Penyebabnya? Janji palsu pembayaran dari sesama WNI bernama Rovy.
"Awalnya Pak Rovy bilang dia yang tanggung semua biaya ke pemilik warung. Tapi sekarang dia bilang bukan urusannya. Pemilik marah besar, sita semua barang kami, dan usir kami. Anak bayi kami yang baru 2 bulan sekarang kedinginan di pos satpam KBRI, Bu... kasihan sekali, mereka buang kami begitu saja," ungkap istri korban yang trauma.
Keluarga ini dititipkan ke warung atas perantaraan Rovy, tapi tak ada bayaran sama sekali. KBRI tutup, mereka terjebak tanpa makanan, tempat tinggal, atau bantuan.
Panggilan Mendesak: @KBRIphnompenh tolong selamatkan bayi 2 bulan dan keluarga WNI ini SEKARANG! @KemnakerRI @Menlu_RI, stop penipuan migran seperti ini! Mari viralkan agar mereka pulang selamat.
#BayiTerlantarKBRI #WNIKamboja #KBRIphnompenh #MigranIndonesia #HumanTrafficking


.jpg)