Kamboja, 10/3/2026, Investigasi WartaGlobal. Id
Kasus scam "scanner daring" di Kamboja memang menyoroti kondisi ekonomi yang mendorong migrasi berisiko tinggi, terutama di kalangan pemuda Indonesia dengan pengangguran tinggi.
Pengangguran Pemuda IndonesiaTingkat pengangguran terbuka usia 15-24 tahun mencapai 16,16% pada Februari 2025, tiga kali lipat rata-rata nasional 4,76%, atau sekitar 3,6 juta orang.
Lonjakan ini ancam bonus demografi karena stagnasi industrialisasi dan PHK massal di sektor manufaktur serta konstruksi
Banyak pemuda pilih migrasi ilegal ke Kamboja demi gaji Rp12-13 juta, meski UMR lokal rendah.
Daya Tarik Ekonomi KambojaWNI bisa masuk bebas visa 30 hari lalu konversi jangka panjang, tapi tanpa perlindungan resmi, rentan eksploitasi.
Lebih dari 100 ribu WNI bekerja non-prosedural di sana, tergiur janji kerja mudah via Telegram/Facebook, tapi berujung scam.
PM Hun Manet akui scam rusak citra dan ekonomi Kamboja, meski sempat ciptakan lapangan kerja sementara.
Risiko Migrasi dan SolusiEkonomi lemah dorong "bertaruh nyawa" di luar negeri daripada "tak kerja apa-apa di Indonesia". Puan Maharani desak pemerintah buka lapangan kerja domestik untuk cegah ini.
KP2MI perkuat edukasi dan pengawasan rekrutmen agar hindari jebakan.
Pemerintah Indonesia telah menerapkan berbagai langkah preventif untuk mencegah imigrasi berisiko ke Kamboja terkait kasus scam daring.
Kerja Sama Bilateral Imigrasi RI dan Kamboja menandatangani Letter of Intent (LoI) pada Mei 2025 di Bali, mencakup pertukaran informasi, bantuan teknis, dan pengembangan SDM untuk cegah TPPO dan migrasi ilegal.
Rencana penempatan atase imigrasi Indonesia di Kamboja juga disepakati untuk koordinasi lebih erat.
Pencegahan di HuluDirektorat Jenderal Imigrasi menunda atau membatalkan penerbitan paspor serta keberangkatan WNI yang terindikasi migran nonprosedural ke Kamboja.
Ini dilakukan di bandara dan titik perlintasan untuk blokir keberangkatan berisiko tinggi.
Edukasi MasyarakatProgram Desa Binaan Imigrasi menjangkau 185 desa penyumbang pekerja migran terbesar, dengan kampanye kesadaran tentang bahaya tawaran kerja ilegal via medsos atau tanpa dokumen resmi.
Fokus pada pemuda pengangguran agar verifikasi penawaran kerja luar negeri.
Peran Lembaga LainKP2MI dan KBRI Phnom Penh intensifkan pemantauan serta pemulangan WNI terjebak, sementara Polri buru agen rekrutmen di Indonesia.[ dari konteks sebelumnya] Upaya ini dikombinasikan dengan desakan buka lapangan kerja domestik untuk kurangi dorongan ekonomi.
Investigasi WartaGlobal. Id
@RedaksiWartaGlobal. Id


.jpg)