Apa Harus Ribut Dulu!  @Netti Herawati Intensifkan Advokasi Pasca Surat Terbuka Ke DPRRI Komisi III Terkait WNI Kamboja - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Apa Harus Ribut Dulu!  @Netti Herawati Intensifkan Advokasi Pasca Surat Terbuka Ke DPRRI Komisi III Terkait WNI Kamboja

Sunday, 8 March 2026


Kamboja, 8/3/2026, Investigasi WartaGlobal. Id
Belum Ada Respons Resmi Komisi III DPR RIHingga 8 Maret 2026, Komisi III DPR RI belum merespons secara publik atau resmi surat terbuka Netti Herawati terkait nasib ribuan WNI di Kamboja.

Status TerkiniSurat diterbitkan 7 Maret 2026 di situs WartaGlobal, mendesak panggilan rapat kerja dengan Kemlu dan KBRI untuk evakuasi cepat. Pencarian berita terbaru tak temukan pernyataan dari anggota Komisi III seperti Ketua Habiburokhman atau Sekjen—hanya repost surat di media sosial dan situs berita independen.

Dampak ViralSurat viral di Instagram WartaGlobal Bali dan grup jurnalis, tekanan publik naik dengan tagar #BebaskanWNIDiKamboja.

KBRI Phnom Penh catat 590 WNI pulang seminggu lalu, tapi Netti soroti ribuan masih terkatung—belum ada follow-up DPR, ribuan y belum terhitung. 

Analis politik sebut Komisi III sibuk isu domestik seperti narkoba, prioritas WNI luar negeri tertunda. 

@Netti Herawati Intensifkan Advokasi Pasca Surat Terbuka
Setelah surat terbuka 7 Maret 2026, Netti Herawati rencanakan langkah lanjutan berupa investigasi mendalam dan tekanan publik untuk bebaskan WNI di Kamboja.

Rencana Langkah SelanjutnyaHadiri Sidang DPR: Siap datang ke Komisi III bawa bukti lapangan soal 5.264 WNI terkatung, tuntut rapat kerja darurat dengan Kemlu-KBRI.

Liputan Investigasi Lanjutan: Bongkar tuduhan KBRI "mesra scammer" via artikel WartaGlobal, pantau deportasi hingga 30 Maret, soroti korban sakit/hamil.

Kampanye Sosmed Viral: Dorong tagar nasional, kolaborasi jurnalis lain, hubungi Komnas HAM untuk mediasi evakuasi massal.
Proyeksi DampakNetti tekankan negara hadir dini cegah tragedi Myanmar; tanpa respons DPR, ia akan eskalasi ke media internasional dan petisi publik.
 Update harian di wartaglobal.id tunjukkan momentum naik, dengan 743 WNI dijadwalkan pulang tapi tertunda