Mimpi Patah di Tanah Asing: Gadis Riau Korban Scammer Kamboja Meninggal, Keluarga Tercekik Biaya Rp300 Juta - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Mimpi Patah di Tanah Asing: Gadis Riau Korban Scammer Kamboja Meninggal, Keluarga Tercekik Biaya Rp300 Juta

Friday, 13 March 2026


Siak, Riau , 13/3/2026, Investigasi WartaGlobal. Id
 Di Desa Rawang Kao, Lubuk Dalam, Siak, Riau, rumah sederhana keluarga Sinaga kini hening duka. Susi Yanti Sinaga (22), gadis desa kelahiran 2003 yang bermimpi meringankan beban orang tua, berangkat merantau 12 Desember 2025 dari Pekanbaru. Janji pekerjaan di Malaysia dari kenalan Bram Silitonga membawa harapan—bukan kematian tragis di Phnom Penh, Kamboja.Awalnya, Susi hubungi keluarga: "Sudah sampai, aman." Video call tunjukkan tumpukan dolar hasil kerja. Tapi komunikasi hilang. Bram klaim Susi sakit parah, minta Rp90 juta biaya RS. Keluarga gali pinjam, kirim dana demi nyawa putri tercinta.Kenyataan pahit terungkap: Susi tak di Malaysia, tapi terjebak scam center di Kamboja. Foto bocor tunjukkan ia lemah di ranjang ICU RS Khmer Soviet Friendship—kurus kering, selang oksigen, mata kosong. Korban penipuan kerja ilegal yang marak buru WNI muda.Tak tertolong. Minggu, 8 Maret 2026, Susi meninggal. BP3MI Riau koordinasi KBRI Kamboja, tapi jenazah masih terlantar. Biaya RS dan pulang Rp300 juta jadi mimpi buruk bagi keluarga miskin. Ayah Johanes Sinaga: "Cuma pengen Susi pulang, dimakamkan di tanah halaman."Ajakan Bantu: Salurkan donasi ke Bank Mandiri 108-00-1384-1078 a.n. Johanes Sinaga. Setiap rupiah bawa Susi pulang—hindari tragedi serupa!