Haris Sangaji Dilaporkan, Chat WhatsApp Ajak Istri Orang Bertemu dan Bahas Menikah - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Haris Sangaji Dilaporkan, Chat WhatsApp Ajak Istri Orang Bertemu dan Bahas Menikah

Sunday, 25 January 2026
Labuha, Investigasi WartaGlobal. id — Seorang pria bernama Haris Sangaji dilaporkan mengganggu seorang wanita yang sudah menikah, melalui komunikasi intensif di WhatsApp pada hari Minggu, 25/01/26.

Informasi yang diterima dari sang istri menunjukkan bahwa Haris Sangaji berkali-kali mengajak korban untuk bertemu secara diam-diam, tanpa sepengetahuan suami korban.

Komunikasi ini dianggap melanggar norma kesopanan dan menunjukkan upaya untuk mengganggu kehidupan rumah tangga orang lain.

Dalam percakapan WhatsApp yang diterima dan diteruskan oleh korban kepada media, Haris Sangaji secara langsung mengungkapkan ajakan yang bersifat pribadi:

"Ayo kita bertemu dan berbagi waktu. Suami kamu di mana? ”

Pertanyaan yang ditujukan kepada keberadaan suami korban menimbulkan kecurigaan besar terhadap ucapan Haris Sangaji yang kemudian mengaku tidak mengetahui.

Jika ia tidak mengetahui tentang situasi korban, mengapa ia secara khusus bertanya soal keberadaan suami korban.

Lebih jauh lagi, dalam pembicaraan yang sama, Haris Sangaji juga mengajak korban untuk menikah, meskipun ia tahu perempuan itu sudah terikat dalam pernikahan.

Sementara itu, ketika media menghubungi Haris Sangaji, ia hanya memberikan jawaban singkat: “Saya tidak tahu, saya minta maaf. ”

Namun jawaban ini dianggap tidak konsisten dengan isi percakapan WhatsApp yang secara jelas mempertanyakan posisi suami korban.

Lebih lanjut, diketahui bahwa Haris Sangaji pernah memblokir kontak WhatsApp suami korban, sehingga upaya untuk melakukan klarifikasi awal tidak bisa dilakukan. Selain itu, korban menyatakan bahwa kejadian serupa bukanlah yang pertama kali terjadi.

Sebelumnya, Haris Sangaji juga pernah mendekati korban dengan cara yang sama, namun ketika suami korban menghubunginya, Haris Sangaji langsung memblokir kontak WhatsAppnya agar tidak tertangkap.

Serangkaian peristiwa ini menyebabkan tekanan psikologis pada korban dan dianggap melanggar norma sosial serta nilai moral yang berlaku di masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, Haris Sangaji belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kontradiksi antara ucapannya dengan isi percakapan WhatsApp yang terlanjur menyebar.

Suami korban beserta pengacaranya berencana untuk melaporkan kejadian ini ke Polres Halmahera Selatan, guna memberikan efek jera kepada pelaku.