Berkamuflase Sebagai Kios Kelontongan Marak menjual obat jenis daftar G di Oking Kota Bogor, seakan tak tersentuh hukum - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Berkamuflase Sebagai Kios Kelontongan Marak menjual obat jenis daftar G di Oking Kota Bogor, seakan tak tersentuh hukum

Friday, 7 April 2023

Bogor, INVESTIGASI — Berkamuflase Sebagai Kios Kelontongan Marak di Jalan Mayor Oking Kota Bogor seakan tak tersentuh hukum bebas menjual Obat Jenis Daftar G yang jelas sangat merugikan masyarakat.

Ironis, toko-obat yang berada di jalan raya mayar oking kota bogor sepintas seperti kios biasa akan tetapi warga tidak akan mengetahui kalau kios tersebut menjual Obat daftar G jenis tramadol,eximer dan trihex serta disinyalir menjual obat pemenenang terlihat ilir mudik pembeli dan penjual dengan gaya mencurigakan saat melaukan transaksi jual beli obat di tempat tersebut, Selasa ( 05/04/2023)

Menurut hasil investigasi awak media, penuturan salah seorang penjaga toko bernama Amat mengakui kalau tokonya baru buka dan belum mendapatkan omset hanya untuk makan saja, meskipun demikian toko yang berada di jalan raya mayar oking ini tetap buka di bulan puasa,” jelasnya”.

saat dimintai keterangan kepada Susanto.SH., ketua IPWL GMDM DPW Bogor mengatakan keprihatinan nya yang sangat dalam terhadap peredaran obat-obat keras khususnya obat daftar G yang saat ini marak di wilayah hukum kabupaten Bogor, yang banyak di konsumsi oleh anak-anak di bawah umur,” terangnya”

Selain itu peredaran obat jenis tramadol ini dapat merusak kepribadian anak-anak generasi bangsa kita, pasalnya setelah mengkonsumsi obat jenis tramadol dan eximer tersebut kerap sekali anak-anak remaja ini tidak sadarkan diri, sehingga dapat memicu tindakan yang diluar kontrol nya dan sering melakukan tawuran antar remaja,” lanjutnya”.

Susanto SH, meminta kepada jajaran kepolisian Polresta Bogor segera menindak tegas, agar toko yang menjual obat jenis daftar G ini segera diberantas dan di proses secara hukum yang berlaku, sehingga tidak semakin banyak generasi kita yang rusak dikarenakan obat tersebut.(FM*/)