"Biadab! Antrean Motor Mengular, SPBU Taman Griya Malah Utamakan Puluhan Jerigen di Station Siluman" - Investigasi Warta Global

Mobile Menu

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

"Biadab! Antrean Motor Mengular, SPBU Taman Griya Malah Utamakan Puluhan Jerigen di Station Siluman"

Tuesday, 30 June 2026



BADUNG– InvestigasiWartaGlobal.Id
Amarah para pengendara motor di wilayah Jimbaran, khususnya di kawasan Taman Griya, benar-benar memuncak. Di tengah situasi sulit akibat kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, ulah oknum petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di lokasi tersebut justru dinilai melukai hati masyarakat kecil.

Berdasarkan laporan langsung dari warga yang berada di lokasi kejadian, situasi di SPBU Taman Griya Jimbaran mendadak mencekam dan diwarnai kekecewaan mendalam dari para konsumen.

Kronologi Kejadian: 
Rakyat Mengantre, Jerigen Diutamakan
Peristiwa memuakkan ini bermula saat pasokan Pertalite di SPBU tersebut dinyatakan habis total dan masih dalam status pengiriman. 


Kondisi ini memaksa para pengendara sepeda motor untuk beralih membeli Pertamax agar tetap bisa beraktivitas.
Akibatnya, antrean kendaraan roda dua langsung mengular hingga lebih dari 20 meter, menumpuk drastis hanya di dua station pengisian yang dibuka. 

Warga harus rela berdiri berpanas-panasan dan membuang waktu berharga mereka demi mendapatkan hak mengisi BBM. Namun, pemandangan kontras dan mencurigakan justru terlihat di sudut lain SPBU.

@Dijaga Bak Artis, Mobil APV  Dengan Plat DK.1595.JH,Angkut 30 Jerigen kedalam mobil tersebut.

Di saat ratusan pemotor mengantre panjang di dua station utama, satu station pengisian di bagian ujung—yang biasanya selalu ditutup dan hampir tidak pernah dioperasikan—tiba-tiba dibuka secara misterius.

Bukan untuk mengurai antrean motor, station siluman tersebut ternyata sengaja dibuka khusus untuk melayani satu unit mobil Suzuki APV. Yang membuat warga di lokasi langsung "darah tinggi", mobil tersebut kedapatan membawa sekitar 30 jerigen yang siap diisi penuh dengan Pertamax.


Ironisnya lagi, aksi pengisian jerigen skala besar ini dikawal ketat oleh empat orang pegawai SPBU. 

Mereka berdiri memagari mobil tersebut, bertingkah layaknya bodyguard yang sedang mengamankan artis papan atas dari serbuan penggemar.

Warga Geram dan Bersumpah
Aksi tebang pilih dan dugaan "main mata" antara oknum petugas SPBU dengan pembeli jerigen besar ini langsung memicu kecaman keras. Salah seorang warga yang mengantre meluapkan kekesalannya karena merasa haknya sebagai konsumen biasa telah diinjak-injak.

"Wallahi, geram sekali! Kita antre mengular sampai 20 meter kelaparan dan kelelahan, mereka malah sibuk melayani puluhan jerigen di ujung sana seperti menyembunyikan sesuatu," ujar salah satu konsumen dengan nada bergetar menahan amarah.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak pihak Pertamina dan aparat penegak hukum setempat untuk segera turun tangan memeriksa managemen SPBU Taman Griya Jimbaran.

 Praktik pengutamaan jerigen di saat masyarakat sedang kesulitan BBM jelas-jelas melanggar keadilan sosial dan aturan distribusi energi.

#PoldaBali
#SPBUTAMANGRIYA
#Pertamina
#MafiaBBM
#MediaOnline
Memuat konten...