
Organisasi kepemudaan tersebut turun langsung ke sejumlah titik strategis di Kota Pontianak untuk membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan. Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian BPM terhadap kesehatan warga yang harus beraktivitas di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik akibat kabut asap.
Kegiatan pembagian masker tersebut dipimpin langsung Ketua DPD BPM Kota Pontianak, Agus Chanigia, dan turut diikuti Ketua Satgas BPM Kota Pontianak, Andi Syahbandi, bersama jajaran pengurus dan anggota BPM.

Masker dibagikan di beberapa persimpangan dan kawasan yang menjadi titik aktivitas masyarakat. Para pengguna jalan, pengendara sepeda motor maupun warga yang beraktivitas di luar rumah menjadi sasaran pembagian masker tersebut.
Ketua DPD BPM Kota Pontianak Agus Chanigia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi udara yang terdampak kabut asap.
Sementara itu, Humas DPD BPM Kota Pontianak, Andi Azwar, saat diwawancarai mengatakan bahwa pembagian masker dilakukan di beberapa persimpangan yang dinilai strategis dan banyak dilalui masyarakat.
“Masker ini kita bagikan di beberapa persimpangan Kota Pontianak. Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama dalam situasi kondisi udara seperti sekarang ini,” ujar Andi Azwar.
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan kabut asap tidak cukup hanya ditangani dengan pembagian masker, melainkan membutuhkan penanganan terhadap sumber kebakaran secara serius dan bersama-sama.
Andi Azwar menambahkan, aksi sosial tersebut juga merupakan bagian dari kepedulian BPM yang dilaksanakan atas komando Ketua Umum DPP BPM. BPM, kata dia, ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya melalui kegiatan organisasi, tetapi juga melalui aksi nyata yang dapat memberikan manfaat secara langsung.
“Kegiatan ini juga atas komando Ketum DPP BPM. Kami ingin BPM hadir dan ikut merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Mudah-mudahan kabut asap ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali menghirup udara yang bersih dan sehat,” tambahnya.
BPM berharap masyarakat turut meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap dengan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak diperlukan, menggunakan masker saat berada di luar ruangan, serta bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi pembakaran hutan dan lahan.
Di sisi lain, BPM juga mendorong seluruh pihak terkait untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan. Sebab, kabut asap yang berkepanjangan bukan hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan dan kehidupan sosial warga.
Aksi pembagian masker ini menjadi pesan bahwa persoalan kabut asap bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat. BPM berharap kondisi udara di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat secara umum dapat segera kembali membaik sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.(Andi S)


.jpg)