Warta global id.com,.KONAWE, – Kebakaran melanda kawasan Hutan Konservasi PPA (Perlindungan Pengawetan Alam) Watumohai di Desa Ulu Meraka, Kecamatan Onembute, Kabupaten Konawe, Selasa (25/8/2026) malam.
Kapolsek Onembute IPDA Sumarno, S.H., M.M bersama personel dan warga setempat berjibaku memadamkan api hingga berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WITA.
Peristiwa diketahui sekitar pukul 18.30 WITA oleh warga Desa Ulu Meraka, *Ketut Gunayasa*, yang melihat kobaran api di area hutan konservasi. Warga tersebut kemudian melaporkan kejadian ke pemerintah desa dan Polsek Onembute.
Kapolsek Onembute bersama anggota langsung tiba di lokasi dan melakukan pemadaman awal bersama Kepala Desa Ulu Meraka, Sdr. Andi Darwianto, S.H dan warga menggunakan alat manual berupa batang dahan pohon. Hal ini dilakukan karena akses jalan menuju titik api tidak dapat dilalui kendaraan pemadam.
Tak lama kemudian, Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K., bersama Sekda Kab. Konawe Dr. Ferdinand, S.P., M.H dan Camat Onembute Dindo Bastian, S.E turut meninjau lokasi dan ikut serta memadamkan api.
Pukul 20.00 WITA, bantuan personel tiba di lokasi. Di antaranya Kasat Intelkam Polres Konawe IPTU Hamsar, S.H P.S Kasat Samapta Polres Konawe IPTU Anton Ansar, S.H bersama Personel Sat Samapta, Kapolsek Lambuya IPDA Samrun, A.Md.Keb Kapolsek Puriala IPDA Agung Budi Baskoro, Rayonisasi Polsek, Satpol PP, Basarnas, dan Damkar Kab. Konawe dengan 2 unit mobil damkar.
Namun mobil damkar tidak dapat digunakan karena lokasi jauh dan tidak dapat dilalui kendaraan. Pemadaman tetap dilakukan secara manual oleh gabungan personel dan warga.
Akibat kejadian tersebut, luas area hutan konservasi yang terbakar mencapai ± 5 Hektare.
Kebakaran diduga disebabkan oleh kelalaian manusia ditambah faktor cuaca panas dan angin kencang yang membuat ranting dan daun kering mudah terbakar.
Pada pukul 22.00 WITA api berhasil dipadamkan. Kapolres Konawe bersama Sekda, Kapolsek, Camat, Kades dan personel masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Langkah yang telah dilakukan
1. Mendatangi dan mengamankan TKP serta melaksanakan pemadaman bersama pihak terkait
2. Melakukan pemantauan dan antisipasi munculnya kembali titik api
3. Memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar mengingat kondisi cuaca panas dan angin kencang
Kapolres Konawe mengapresiasi sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam penanganan karhutla ini.
"Kami imbau masyarakat menjaga hutan. Jangan ada lagi pembukaan lahan dengan cara dibakar karena sangat merugikan dan melanggar hukum," tegasnya.
Laporan,muh Nawir tim investigasi Sultra


.jpg)