GRESIK INVESTIGASI - Seorang Ibu di Kabupaten Gresik, Marita, mengeluhkan pelayanan dari petugas Satlantas Polres Gresik terkait dengan proses ujian praktek SIM C yang diikuti oleh anaknya. Video mengenai keluhannya tersebut telah menjadi viral di berbagai media sosial.
Dalam video yang tersebar luas, Marita menyebutkan bahwa anaknya telah gagal dalam ujian praktek SIM C sebanyak 13 kali. Keluhan tersebut menarik perhatian banyak netizen, yang kemudian mendukung Marita dalam perjuangannya mencari keadilan bagi anaknya.
Menyikapi masalah ini, Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol M. Taslim, turut memberikan tanggapan. Ia menyatakan permintaan maaf atas kejadian ini dan berjanji akan menyelidiki lebih lanjut tentang keluhan yang disampaikan oleh Marita. Kombes Pol M. Taslim menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan proses ujian SIM C berjalan secara adil dan profesional.
Polisi juga menegaskan pentingnya proses ujian untuk mendapatkan SIM C. SIM merupakan lisensi yang diberikan kepada pengendara setelah memenuhi tiga elemen kompetensi, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap moral. Proses ujian tersebut bertujuan untuk menciptakan keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas.
Selain itu, polisi juga mengingatkan masyarakat untuk menghargai pentingnya proses ujian dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.
Kami akan terus memantau perkembangan berita ini dan memberikan informasi lebih lanjut setelah ada perkembangan dari pihak berwenang terkait. Tetap ikuti berita terkini hanya di sumber-sumber terpercaya.
(RedaksiGlobal)



.jpg)